Biaya umroh murah 2019 di Jakarta dan informasi akomodasi, jadwal penerbangan, manasik, tata cara umroh, dan yang terkait.
Dena Tour

Hemat, Aman, Terpercaya

(021) 3335 1519/0878 8498 3500

3 Amunisi Muslim Paling Utama Setiap Saat (1)


3 Amunisi Muslim Utama Setiap Saat (1)
Seorang supir taksi yang selalu tepat waktu shalat karena amunisi taqwanya yang selalu penuh.

Sebagai seorang beragama, tentu kita memiliki tuntunan hidup yang didasarkan kepada Al Quran dan Hadits.

Dasar lainnya jika sesuatu tidak ada di keduanya, maka bisa disandarkan pada hukum-hukum kontemporer yang dikeluarkan oleh para ulama-ulama hanif terkini. Dengan syarat hukum-hukum kontemporer terbaru tersebut juga dihasilkan dengan tetap menggunakan kaidah pengambilan hukum yang dijelaskan di dalam Al Qur’an dan Al Hadits.



Di pesantren, ada sebuah hadits yang diajarkan oleh seorang ustadz yang sangat bagus untuk dijadikan pegangan setiap hari. Hadits tersebut memberikan poin-poin terpenting dan bisa langsung diaplikasikan sebagai hadits utama yang merangkum semua hal yang harus dilakukan oleh setiap muslim. Inilah haditsnya:

عَنْ أَبِي ذَرٍّ قاَلَ لِي رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: "اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ اْلحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ." (رواه الترمذي وقال: حديث حسن صحيح) 
Dari Abu Dzarr, dia berkata, Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam bersabda, “Bertaqwalah kepada Allah di manapun kamu berada, dan ikutilah (balaslah) keburukan dengan kebaikan niscaya dia akan menghapusnya, serta pergauilah manusia dengan akhlak yang baik.” (HR.at-Turmudzy, yang berkomentar: Hadîts Hasan Shahîh)


3 Amunisi Muslim Paling Utama

Dari hadits yang mulai tersebut ada tiga buah amunisi utama yang sangat penting untuk dipegang seteguh-teguhnya dan dan diamalkan sebaik-baiknya bagi setiap muslim.

1. Bertaqwalah kepada Allah di mana saja kalian berada
2. Balaslah setiap kejahatan dengan perbuatan baik
3. Bergaullah kepada sesama dengan akhlak mulia

Amunisi Pertama:


Taqwa


1. Bertaqwalah kepada Allah di mana saja kalian berada

Taqwa secara umum memiliki arti cinta/patuh dan takut kepada Allah. Yakni patuh untuk menjalankan perintah-Nya, dan takut untuk melakukan larangan-Nya. Syarat bisa bertaqwa adalah memilik ilmu agama sehingga bisa tahu mana yang diperintah Allah dan mana yang dilarang-Nya.

Untuk belajar ilmu agama bagi anak sebaiknya langsung di pesantren, sedangkan bagi orang dewasa yang tidak memungkinkan tinggal di pesantren, bisa mengikuti pengajian dan kajian-kajian Islam secara tetap dan teratur. Ditambah juga memanggil guru tahsin tilawah Al Qur’an.


“Berbekallah. Sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa” (QS. Al Baqarah : 197)
“Berbekallah. Sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa” (QS. Al Baqarah : 197)


Catatan untuk orang tua: Walau anak disekolahkan di pesantren atau di lembaga pendidikan lainnya yang Islami, tetap peran serta aktif orang tua dalam mendidik anak harus tetap ada. Jangan sampai di pesantren atau di lembaga pendidikan Islami anak mereka dibersihkan akhlaknya, dididik dengan ilmu agama dan ilmu dunia yang baik, namun ketika bertemu orang tua, anak kembali dimanja, dituruti kemauan negatifnya, tidak ditegaskan mana yang benar dan mana yang salah, atau bahkan memberi contoh buruk kepada anak. Jadi setelah anak "dicuci" di pesantren atau di lembaga pendidikan Islami sejenis, maka di rumah pun anak harus dijaga "kebersihannya" dan jangan sampai "dikotori" lagi. Bahkan kalau bisa anak juga lebih dibersihkan lagi oleh orang tua mereka. Di sinilah kembali pentingnya orang tua memiliki bekal ilmu agama yang cukup untuk tetap menjaga "kebersihan" anak-anaknya, pasangan, dan bahkan dirinya sendiri. Bahkan juga untuk lebih membersihkan dirinya dan seluruh anggota keluarganya.

Jangan lupa agar setiap ilmu yang didapat segera diamalkan secara rutin/istiqomah, agar tidak mubazir ilmu dan waktu, biaya, dan usaha yang telah dikeluarkan untuk mendapatkan ilmu agama tersebut.

Hal-hal ini sangat penting agar amunisi pertama yang utama ini bisa didapatkan dan digunakan sebaik mungkin setiap harinya.


Karena bagaimana bisa bertaqwa kepada Allah sedangkan kita tidak tahu dengan baik dan benar apa-apa saja perintah-Nya dan apa-apa saja larangan-Nya.

Jadi poin utama ini yakni bertaqwa kepada Allah di manapun kita berada adalah semua sendi kehidupan yang harus ditanamkan dalam hati untuk sebaik-baiknya di amalkan. Karena derajat tertinggi seorang manusia di mata Allah adalah orang yang bertaqwa.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ 
“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al Hujurat: 13)

Kalau sama bos nurut, sama mitra usaha saling menghormati, sama pemerintah tunduk aturan dan pajak, masa sama Allah tidak taqwa? Insya Allah kita semua bertaqwa. Aamiin.


Orang Bertaqwa PASTI Baik dan Benar, dan Isitiqomah/Konsisten di Jalannya. Orang Tidak Bertaqwa Cenderung Tidak Baik dan Tidak Benar dan Bingung Menentukan Arah Yang Pasti


Pemain Bayern Muenchen yang menolak memegang minum bir.

Dua pemain gelandang Bayern Munich, Franck Ribery dan Xherdan Shaqiri, dan bek Mehdi Benatia, tidak mau memegang gelas bir di sesi pemotretan awal musim oleh produk sponsor bir Paulaner Brewery. Mereka yang bergaji milyaran per minggu tetap taqwa kepada Allah di manapun mereka berada. Apakah mereka menggadaikan taqwa mereka untuk sebuah foto? Tidak, bukan? Apakah Anda bisa kenali mereka pada foto di atas?

Lalu siapa di bawah ini yang menambatkan Lexus mereka untuk segera menunaikan kewajiban mereka: bertaqwa kepada Allah?

Muslim salah at public place

Amunisi muslim paling utama no. 1: Bertaqwalah kepada Allah di mana saja kalian berada."


batas bawah artikel
Kode kalau Bpk/Ibu akan membuat link ke artikel ini
Bagi-bagiin ke anggota
Cetak/email
Back To Top