Biaya umroh murah 2019 di Jakarta dan informasi akomodasi, jadwal penerbangan, manasik, tata cara umroh, dan yang terkait.
Dena Tour

Hemat, Aman, Terpercaya

(021) 3335 1519/0878 8498 3500

Tips Persiapan Mental dan Fisik Menuju Baitullah



1. Umroh dan Haji: Persiapan Mental


Hal-hal yang perlu kita siapkan sebelum berangkat haji atau umroh salah satunya adalah mental kita. Terutama menghilangkan perasaan dan pikiran negatif yang dapat mengganggu konsentrasi beribadah.

Kita juga harus ikhlas meninggalkan apa yang kita punya sekarang baik harta, anak maupun istri atau suami. Yakin bahwa Allah akan menjaga keluarga kita selama perjalanan haji atau umroh yang sedang kita laksanakan dan yakin akan kemudahan serta pertolongan Allah SWT pada saat kita menjalankan ibadah di Tanah Suci.


Niat Lillahi Ta'ala

Segala sesuatu perbuatan diawali dari niat, karena dengan niat yang baik, insya allah semua perbuatan akan berbuah baik.

Maka ketika berniat hendak melakukan umroh atau haji, berniatlah semata-mata hanya karena mengharap ridho dari Allah SWT, bukan berharap pujian dari sesama manusia.

Bukan pula berharap agar diberikan rejeki dan penghidupan yang lebih baik setelah berumroh karena hal tersebut hanya Allah yang Maha Mengetahui dan berhak memberikan.

Sucikan diri dengan bertaubat kepada Allah SWT, membersihkan diri dari sikap riya’ (pamer) dan takabur (sombong).

Jaga lisan dan perbuatan sebelum berangkat ke tanah suci, perbanyak amal perbuatan yang baik agar kita senantiasa mendapat kemudahan pada saat menjalankan ibadah nanti.

Sebab seringkali beberapa calon jamaah haji atau umroh masih saja melakukan perbuatan yang tidak baik, perkataan yang menyakitkan dan tidak menambah frekuensi ibadah kepada Allah SWT bahkan setelah kembali dari Tanah Suci.

Cara berpakaian masih membuka aurat, sholat bolong-bolong, bacaan Al Qur’an tidak kunjung membaik bahkan jarang dibaca lagi. Keburukan yang pernah dilakukan sebelum pergi umroh kembali dilakukan.

Alangkah sia-sianya perjalanan ibadah yang telah menguras begitu banyak energi dan biaya harus kehilangan keberkahannya. Seharusnya moment umroh atau haji dapat menjadi titik balik perubahan diri menjadi insan yang lebih baik dari sebelumnya. 

Ibadah haji atau umroh adalah sebuah perjalanan ibadah bukan semata-mata perjalanan wisata. Karena itu hendaknya kita benar-benar memahami dan menjalankan seluruh tahapan ibadah dengan sabar dan ikhlas.


Spiritual

Secara spiritual, persiapan yang harus kita lakukan adalah membaca dan menghafalkan manasik haji, doa-doa serta zikir.

Apabila menghafal doa manasik tidak memungkinkan bagi anda ketika anda berthawaf mengelilingi Ka’bah dan membawa buku panduan doa karena arus manusia berdesakan di sekeliling Ka’bah, maka berdoalah semampu anda dan yakin bahwa doa anda akan dikabulkan.

Cara termudah adalah dengan selalu ikuti arahan pembimbing thawaf (muthawwif) yang telah berpengalaman dalam membimbing jamaah.


2. Persiapan Fisik


Hampir 70% porsi ibadah sangat mengandalkan ketahanan fisik terutama karena suhu udara yang panas dan terik serta banyak mengandalkan jalan kaki seperti saat wukuf, thawaf dan sa’i.


Latihan Berjalan Kaki

Usahakan sebelum berangkat anda telah berlatih banyak berjalan kaki. Selain itu pada umumnya,karena jarak antara tempat pemondokan dan masjid di Mekkah ada yang cukup jauh.


Vaksinasi Meningitis dan Influenza

Sebelum berangkat haji atau umroh, kita telah dibekali oleh vaksinasi meningitis untuk pencegahan penularan virus. Akan lebih baik bila anda menambahnya dengan vaksin influenza atau vaksin lainnya. Selain itu juga perlu mengatur pola makan dan istirahat. Jangan sampai karena asyik beribadah, hingga mengabaikan kesehatan. Perbanyak mengkonsumsi buah dan air zam-zam.


Persiapan Obat-obatan Ringan

Yang perlu diingat, kita juga disarankan untuk mempersiapkan bekal obat-obatan untuk gejala-gejala penyakit ringan bagi diri sendiri seperti Obat Diare, Minyak Angin atau Minyak Gosok, Obat Influenza dan lain-lain yang ditempatkan dalam satu kotak P3K yang praktis dan mudah dibawa.


Menunaikan Kewajiban di Tanah Air

Sebelum anda meninggalkan tanah air, pastikan bahwa keluarga yang anda tinggalkan di tanah air mendapatkan cukup nafkah selama anda pergi berumroh atau berhaji.

Apabila anda masih memiliki hutang, tunjuklah orang yang dapat anda limpahi wewenang untuk melunasi hutang tersebut sehingga tidak menjadi beban berat bagi keluarga yang anda tinggalkan.

Pastikan alat komunikasi anda dapat terhubung dan dihubungi oleh keluarga anda di tanah air.


Meminta Restu Kepada Orang-orang Terdekat

Berdoalah dan meminta restu kepada orang-orang terdekat terutama orang tua dan tetangga, agar perjalanan ibadah anda lancar.


Demikian informasi tentang persiapan baik fisik, mental dan spiritual yang harus anda lakukan. Semoga bermanfaat dan dapat mencapai haji atau umroh yang mambrur. Aamiin.

Penulis: Trina Tri Nawangsih

batas bawah artikel
Kode kalau Bpk/Ibu akan membuat link ke artikel ini
Bagi-bagiin ke anggota
Cetak/email
Kategori:
Back To Top