Biaya umroh murah 2019 di Jakarta dan informasi akomodasi, jadwal penerbangan, manasik, tata cara umroh, dan yang terkait.
Dena Tour

Hemat, Aman, Terpercaya

(021) 3335 1519/0878 8498 3500

Sebuah Wisata ke Jagat Raya Diri Kita (Bag. 5)


Sebuah Wisata ke Jagat Raya Diri Kita (Bag. 5) - Pikiran dan Tubuh
Ilustrasi lima lapisan sistem manusia: 5. Tubuh; 4. Pikiran; 3. .... (silahkan teruskan :)


Tersedia dalam bahasa: Inggris



Wisata ke Jagat Raya Diri Kita dengan Paket Umroh 2015

by Baitussalam Umroh





Setelah di artikel sebelumnya dikemukakan  bahwa lapisan bawah sadar yang membuatkan program-program dan SOP-SOP seseorang, lalu berikutnya lapisan perasaan “menangkap” program-program dan SOP-SOP itu dari lapisan bawah sadar.

Karenanya, perasaan setiap manusia akan didasarkan pada apa yang diberikan oleh lapisan bawah sadar tersebut. Jika program-program bawah sadarnya baik, maka perasaannya akan menjadi positif, lapang, optimis, dan termotivasi dengan baik untuk mencapai tujuan-tujuan dari program yang telah dicanangkan di lapisan bawah sadar. Misalnya tujuan kuat untuk pergi haji atau memiliki usaha sendiri. 

Karena lapisan perasaan yang paling dekat dengan lapisan bawah sadar, maka hanya dengan perasaanlah manusia bisa merasakan hal-hal yang tidak kasat mata. Termasuk dengan perasaan-lah manusia dapat mencerna detail program-program bawah sadarnya.


4. Pikiran

Pikiran
Berdasarkan hasil olah rasa, barulah manusia bisa mulai masuk ke ranah lapisan pikiran untuk menganalisa dengan logika apa-apa yang disampaikan perasaannya.

Maka penting sekali untuk menanamkan tujuan-tujuan mulia ke lapisan bawah sadar agar program kerjanya sampai ke lapisan perasaan dan pikiran.

Setelah berbagai program dan SOP bawah sadar yang mempengaruhi perasaan tersebut masuk ke lapisan pikiran, maka lapisan pikiran ini menerjemahkan program-program perasaan ini agar dapat dikerjakan secara nyata oleh lapisan tubuh fisik.

Jika hasil olah pikir seseorang dikerjakan oleh dirinya sendiri, maka dia dikatakan menjadi pemilik pekerjaan tersebut. Dalam contoh lain orang ini menjadi pengusaha untuk dirinya sendiri. Lain halnya dengan orang lain yang mengerjakan program-program pikiran orang lain, dikatakan orang ini menjadi karyawan bagi orang lain tersebut.

Maka jelas sekali bahwa lapisan pikiran yang telah berkembang dengan baik dibekali dengan kemampuan analisis dan logika yang mumpuni, akan sangat berguna, baik sebagai pengejawantahan olah pikir diri sendiri atau orang lain. Yang diharapkan hasil pikir tersebut adalah membawa pada hal-hal yang positif.

Dengan kata lain juga, jika seseorang memiliki program-program dan SOP-SOP bawah sadar yang kuat dan positif, maka dia akan membawa pengaruh yang kuat dan positif dengan perasaan, pikiran, perkataan, dan perbuatannya.


Bagaimana mengetahui bahwa hasil pikir seseorang itu membawa kepada hal yang positif?

Hal ini sama saja dengan membandingkan hasil pikir antara seseorang dengan orang lain.

Banyak saat ini terlihat orang berdebat satu sama lain dan tidak bisa mengambil suatu kesepakatan yang baik. Hal ini terjadi jika pendekatannya adalah hasil olah pikiran semata.

Akan lebih baik lagi dengan memasukkan juga hasil olah rasa (perasaan) dan olah jiwa (bawah sadar). Maka akan lebih mudah menentukan jalan tengah terbaik bagi semua pihak. Karena banyak terjadi kasus-kasus yang membuat perbedaan semakin meruncing adalah hasil pikiran belaka. Karena pikiran seseoranglah yang sebenarnya mempengaruhi balik perasaan dengan syak prasangka negatif terhadap hasil pikir orang lain.


5. Tubuh

Tubuh
Dari paragraf sebelumnya diketahui bahwa fungsi tubuh fisik adalah menjalankan hasil olah pikir (lapisan pikiran) yang disampaikan ke lapisan fisik. Program pikiran (yang merupakan hasil cerna program rasa) ini disampaikan ke seluruh panca indera untuk melihat, membaca, dan menganalisis situasi dan kondisi sekitar apakah ada kesempatan untuk menjalankan program-program pikiran itu.

Dalam hal ini program pikiran adalah perencanaan terpadu yang akan diimplementasikan di alam fisik tentang bagaimana merealisasikan program-program perasaan yang telah diterimanya dari lapisan perasaan.

Jika program-program pikiran terencana dengan baik, maka hasil positif sesuai program perasaan dan program bawah sadar bisa dicapai. Misalnya mendapatkan kebahagiaan, kesuksesan usaha, kesuksesan karir, kekayaan, pergi haji dan umroh, dan lainnya.

Namun jika program pikiran tidak direncanakan dengan baik, maka pemanfaatan waktu dan kondisi sekitar tidak akan optimal dan hasil pencapaian program-program perasaan dan bawah sadar juga tidak optimal.

Efektif dan efisien waktu dan uang yang mana antara orang yang belanja ke pasar atau mall dengan daftar belanjaan dan rute aktifitas luar yang sudah disiapkan dari rumah dengan yang tidak membawa daftar belanjaan?

Bandingkan juga dengan orang yang kurang perencanaan program pikirannya dalam mengatur aktifitasnya sehari-hari. Kalau tidak ada perencanaan waktu dan pekerjaan misal agenda kerja dan target harian, maka cenderung akan lebih boros waktu, uang, dan tenaga dengan pencapaian hasil kerja pikiran dan tubuh fisik yang kurang optimal.

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran." (QS. Al Ash)


Semoga serial artikel Wisata ke Jagat Raya Diri Kita 1-5 ini bermanfaat bagi kita semua.

batas bawah artikel
Kode kalau Bpk/Ibu akan membuat link ke artikel ini
Bagi-bagiin ke anggota
Cetak/email
Back To Top